Saung Saung

~Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh~
~Bismillahirahmanirahiim~

#aqbara [ أَقْبَرَ ] di dalam Al-Qur'an ~ #OetjiK

~akar kata yang terdiri dari tiga huruf: qāf bā rā [ ق ب ر ] terjadi sekali di dalam 
Al-Qur'an sebagai kata kerja, dalam bentuk: aqbara [ أَقْبَرَ ]~


1. ~QS. Abasa  [80]:21:3~ -- فَأَقْبَرَهُ -- fa-aqbarahu -- and provides a grave for him --


ثُمَّ أَمَاتَهُ فَأَقْبَرَهُ

kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur,


Tafsir Quraish Shihab:
Pada akhirnya Allah mematikan manusia dan memuliakannya dengan menguburnya.






 photo http___signatures.mylivesignature.com_54493_357_E8D18B00A8D4D89874CD5E1BBA4CA76B_zpsm6yjrqjk.png








#nuq'ri-u [ نُقْرِئُ ] di dalam Al-Qur'an ~ #OetjiK

~akar kata yang terdiri dari tiga huruf: qāf rā hamza [ ق ر أ ] terjadi sekali di dalam 
Al-Qur'an sebagai kata kerja, dalam bentuk: nuq'ri-u [ نُقْرِئُ ]~


1. ~QS. Al-A'la  [87]:6:1~ -- سَنُقْرِئُكَ -- sanuq'ri-uka -- We will make you recite --


سَنُقْرِئُكَ فَلَا تَنسَىٰ


Kami akan membacakan (Al Quran) kepadamu (Muhammad) maka kamu tidak akan lupa,


Tafsir Quraish Shihab:
Kami hendak menjadikanmu, Muhammad, dengan ilham dari Kami sebagai pembaca al-Qur'ân, lalu kamu tidak akan lupa apa yang kamu hafal.




 photo http___signatures.mylivesignature.com_54493_357_E8D18B00A8D4D89874CD5E1BBA4CA76B_zpsm6yjrqjk.png



#būr [ بُور ] di dalam Al-Qur'an ~ #OetjiK

~akar kata yang terdiri dari tiga huruf: bā wāw rā [ ب و ر ] terjadi dua kali di dalam 
Al-Qur'an sebagai kata adjective, dalam bentuk: būr [ بُور ]~


1. ~QS. Al-Furqan  [25]:18:21~ -- بُورًا -- būran -- ruined --


قَالُوا سُبْحَانَكَ مَا كَانَ يَنبَغِي لَنَا أَن نَّتَّخِذَ مِن دُونِكَ مِنْ أَوْلِيَاءَ وَلَـٰكِن مَّتَّعْتَهُمْ وَآبَاءَهُمْ حَتَّىٰ نَسُوا الذِّكْرَ وَكَانُوا قَوْمًا بُورًا

Mereka (yang disembah itu) menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagi kami mengambil selain engkau (untuk jadi) pelindung, akan tetapi Engkau telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan hidup, sampai mereka lupa mengingati (Engkau); dan mereka adalah kaum yang binasa".


Tafsir Quraish Shihab:
Mereka menjawab, "Mahasuci Engkau. Tidak pantas sama sekali bagi kami untuk mencari penolong dan yang menangani urusan kami selain Engkau. Maka bagaimana mungkin kami mengajak orang lain untuk menyembah selain Engkau? Akan tetapi kekafiran mereka adalah disebabkan nikmat-nikmat yang Engkau berikan kepada mereka. Engkau jadikan mereka dan nenek moyang mereka berlama-lama dalam kesenangan di dunia. Kesenangan itu lalu membuat mereka lalim dan lupa bersyukur dan menyembah hanya kepada-Mu. Karena kezaliman dan kekafiran itulah mereka menjadi kaum yang berhak untuk dibinasakan.



2. ~QS. Al-Fath  [48]:12:20~ -- بُورًا -- būran -- ruined --


بَلْ ظَنَنتُمْ أَن لَّن يَنقَلِبَ الرَّسُولُ وَالْمُؤْمِنُونَ إِلَىٰ أَهْلِيهِمْ أَبَدًا وَزُيِّنَ ذَ‌ٰلِكَ فِي قُلُوبِكُمْ وَظَنَنتُمْ ظَنَّ السَّوْءِ وَكُنتُمْ قَوْمًا بُورًا

Tetapi kamu menyangka bahwa Rasul dan orang-orang mukmin tidak sekali-kali akan kembali kepada keluarga mereka selama-lamanya dan syaitan telah menjadikan kamu memandang baik dalam hatimu persangkaan itu, dan kamu telah menyangka dengan sangkaan yang buruk dan kamu menjadi kaum yang binasa.


Tafsir Quraish Shihab:
Tetapi kalian mengira bahwa Rasulullah dan orang-orang Mukmin tidak akan kembali kepada keluarganya dari medan perang selama-lamanya sehingga kalian enggan untuk ikut pergi berperang. Prasangka semacam itu terukir indah di dalam hati kalian. Kalian juga berprasangka buruk dalam setiap urusan. Dan menurut pengetahuan Allah kalian termasuk orang-orang yang binasa dan berhak menerima murka dan siksa-Nya.






 photo http___signatures.mylivesignature.com_54493_357_E8D18B00A8D4D89874CD5E1BBA4CA76B_zpsm6yjrqjk.png



#رَّٰشِدُون [ rāshidūn ] di dalam Al-Qur'an ~ #OetjiK

~akar kata yang terdiri dari tiga huruf: rā shīn dāl [ ر ش د ] terjadi sekali di dalam 
Al-Qur'an sebagai kata active participledalam bentuk: rāshidūn [ رَّٰشِدُون ]~


1. ~QS. Al-Hujurat  [49]:7:28~ -- الرَّاشِدُونَ -- l-rāshidūna -- the guided ones --

وَاعْلَمُوا أَنَّ فِيكُمْ رَسُولَ اللَّهِ ۚ لَوْ يُطِيعُكُمْ فِي كَثِيرٍ مِّنَ الْأَمْرِ لَعَنِتُّمْ وَلَـٰكِنَّ اللَّهَ حَبَّبَ إِلَيْكُمُ الْإِيمَانَ وَزَيَّنَهُ فِي قُلُوبِكُمْ وَكَرَّهَ إِلَيْكُمُ الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَالْعِصْيَانَ ۚ أُولَـٰئِكَ هُمُ الرَّاشِدُونَ




Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalanganmu ada Rasulullah. Kalau ia menuruti kemauanmu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu mendapat kesusahan, tetapi Allah menjadikan kamu "cinta" kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus,


Tafsir Quraish Shihab:
Wahai orang-orang yang beriman, ketahuilah bahwa Rasulullah ada di kalangan kamu sekalian. Maka, hormatilah ia dengan sebenar-benarnya dan percayailah. Seandainya Rasul itu menuruti orang-orang yang lemah imannya di antara kalian dalam beberapa urusan, niscaya kalian akan berada dalam kesulitan dan kehancuran. Tetapi Allah menjadikan orang-orang yang sempurna di antara kalian cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hati, sehingga kalian terjaga dari gemerlapnya sesuatu yang tidak patut. Allah juga menjadikan kalian benci kepada sifat mengingkari nikmat, keluar dari syariat-Nya dan melanggar perintah-Nya. Mereka itulah orang-orang yang mengetahui jalan petunjuk dan mengikutinya. Yang demikian itu adalah karunia mulia dan nikmat yang besar dari Allah kepada mereka. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu lagi Maha Bijaksana dalam mengatur segala urusan.




 photo http___signatures.mylivesignature.com_54493_357_E8D18B00A8D4D89874CD5E1BBA4CA76B_zpsm6yjrqjk.png



#kadhāb [ كَذَّاب ] di dalam Al-Qur'an ~ #OetjiK

~akar kata yang terdiri dari tiga huruf: kāf dhāl bā [ ك ذ ب ] terjadi lima kali di dalam 
Al-Qur'an sebagai kata nominal (adjective)dalam bentuk: kadhāb [ كَذَّاب ]~


1. ~QS. Shad  [38]:4:10~ -- كَذَّابٌ -- kadhābun -- a liar --


وَعَجِبُوا أَن جَاءَهُم مُّنذِرٌ مِّنْهُمْ ۖ وَقَالَ الْكَافِرُونَ هَـٰذَا سَاحِرٌ كَذَّابٌ

Dan mereka heran karena mereka kedatangan seorang pemberi peringatan (rasul) dari kalangan mereka; dan orang-orang kafir berkata: "Ini adalah seorang ahli sihir yang banyak berdusta".


Tafsir Quraish Shihab:
Mereka heran karena kedatangan seorang rasul dalam bentuk manusia seperti mereka. Orang-orang yang ingkar terhadap risalah rasul itu berkata, "Ini kepalsuan yang penuh kebohongan."



2. ~QS. Ghafir  [40]:24:7~ -- كَذَّابٌ -- kadhābun -- a liar --


إِلَىٰ فِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَقَارُونَ فَقَالُوا سَاحِرٌ كَذَّابٌ

kepada Fir'aun, Haman dan Qarun; maka mereka berkata: "(Ia) adalah seorang ahli sihir yang pendusta".


Tafsir Quraish Shihab:
Aku bersumpah, "Sungguh Kami telah mengutus Mûsâ, dengan membawa beberapa mukjizat Kami dan bukti kekuasaan yang nyata, kepada Fir'aun, Hâmân dan Qârûn. Mereka kemudian berkata, 'Ia adalah seorang penyihir yang mengaku membawa mukjizat, dan pembohong besar yang mengaku diutus oleh Tuhannya'."



3. ~QS. Ghafir  [40]:28:39~ -- كَذَّابٌ -- kadhābun -- a liar --


وَقَالَ رَجُلٌ مُّؤْمِنٌ مِّنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَكْتُمُ إِيمَانَهُ أَتَقْتُلُونَ رَجُلًا أَن يَقُولَ رَبِّيَ اللَّهُ وَقَدْ جَاءَكُم بِالْبَيِّنَاتِ مِن رَّبِّكُمْ ۖ وَإِن يَكُ كَاذِبًا فَعَلَيْهِ كَذِبُهُ ۖ وَإِن يَكُ صَادِقًا يُصِبْكُم بَعْضُ الَّذِي يَعِدُكُمْ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ مُسْرِفٌ كَذَّابٌ

Dan seorang laki-laki yang beriman di antara pengikut-pengikut Fir'aun yang menyembunyikan imannya berkata: "Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki karena dia menyatakan: "Tuhanku ialah Allah padahal dia telah datang kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan dari Tuhanmu. Dan jika ia seorang pendusta maka dialah yang menanggung (dosa) dustanya itu; dan jika ia seorang yang benar niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya kepadamu akan menimpamu"
Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta.


Tafsir Quraish Shihab:
Seorang yang beriman di antara pengikut Fir'aun, yang menyembunyikan keimanannya, berkata kepada kaumnya, "Apakah kalian hendak membunuh seseorang hanya karena ia berkata, 'Sembahanku hanyalah Allah', padahal ia telah mendatangkan bukti-bukti yang sangat jelas dari Tuhan kalian? Jika ia berdusta dengan apa yang disampaikannya, maka ia akan menanggung sendiri akibat dustanya. Tetapi jika ia benar, maka sebagian siksa yang telah ia ingatkan kepada kalian akan datang menyiksa kalian. Allah sungguh tidak akan menunjukkan orang yang melampaui batas dan banyak berdusta, ke jalan keselamatan."






~akar kata yang terdiri dari tiga huruf: kāf dhāl bā [ ك ذ ب ] terjadi lima kali di dalam 

Al-Qur'an sebagai kata nominal (kata benda)dalam bentuk: kadhāb [ كَذَّاب ]~


4. ~QS. Al-Qamar  [54]:25:8~ -- كَذَّابٌ -- kadhābun -- (is) a liar --


أَأُلْقِيَ الذِّكْرُ عَلَيْهِ مِن بَيْنِنَا بَلْ هُوَ كَذَّابٌ أَشِرٌ

Apakah wahyu itu diturunkan kepadanya di antara kita? Sebenarnya dia adalah seorang yang amat pendusta lagi sombong.


Tafsir Quraish Shihab:
Apakah wahyu itu diturunkan kepadanya, sementara di antara kita ada yang lebih pantas daripada dirinya? Sebenarnya ia hanyalah seorang yang banyak berbohong dan mengingkari nikmat."



5. ~QS. Al-Qamar  [54]:26:4~ -- الْكَذَّابُ -- l-kadhābu -- (is) the liar --


سَيَعْلَمُونَ غَدًا مَّنِ الْكَذَّابُ الْأَشِرُ

Kelak mereka akan mengetahui siapakah yang sebenarnya amat pendusta lagi sombong.


Tafsir Quraish Shihab:
Kelak, pada hari diturunkannya azab, mereka akan mengetahui siapa sebenarnya yang berdusta dan mengingkari nikmat: merekakah atau Shâlih, rasul mereka?





 photo http___signatures.mylivesignature.com_54493_357_E8D18B00A8D4D89874CD5E1BBA4CA76B_zpsm6yjrqjk.png



Share