Saung Saung

~Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh~
~Bismillahirahmanirahiim~

Ayat-Ayat Al-Qur'an tentang : #Allah [ #allahumma [ ٱللَّهُمَّ ]] ~ #OetjiK

~akar kata yang terdiri dari tiga huruf: hamza lām hā [ أ ل ه ] terjadi lima kali di dalam 
Al-Qur'an sebagai form of addressdalam bentuk: allahumma [ ٱللَّهُمَّ ]~


1. ~QS. Al-'Imran  [3]:26:2~ -- اللَّهُمَّ -- l-lahuma -- O Allah --


قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَن تَشَاءُ وَتَنزِعُ الْمُلْكَ مِمَّن تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَن تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَاءُ ۖ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."


2. ~QS. Al-Ma'idah  [5]:114:5~ -- اللَّهُمَّ -- l-lahuma -- O Allah --


قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِّنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِّأَوَّلِنَا وَآخِرِنَا وَآيَةً مِّنكَ ۖ وَارْزُقْنَا وَأَنتَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ 

Isa putera Maryam berdoa: "Ya Tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rzekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezeki Yang Paling Utama".


3. ~QS. Al-Anfal  [8]:32:3~ -- اللَّهُمَّ -- l-lahuma -- O Allah --


وَإِذْ قَالُوا اللَّهُمَّ إِن كَانَ هَـٰذَا هُوَ الْحَقَّ مِنْ عِندِكَ فَأَمْطِرْ عَلَيْنَا حِجَارَةً مِّنَ السَّمَاءِ أَوِ ائْتِنَا بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

Dan (ingatlah), ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata: "Ya Allah, jika betul (Al Quran) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih".


4. ~QS. Yunus  [10]:10:4~ -- اللَّهُمَّ -- l-lahuma -- O Allah --


دَعْوَاهُمْ فِيهَا سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَتَحِيَّتُهُمْ فِيهَا سَلَامٌ ۚ وَآخِرُ دَعْوَاهُمْ أَنِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Do'a mereka di dalamnya ialah: "Subhanakallahumma", dan salam penghormatan mereka ialah: "Salam". Dan penutup doa mereka ialah: "Alhamdulilaahi Rabbil 'aalamin".


5. ~QS. Az-Zumar  [39]:46:2~ -- اللَّهُمَّ -- l-lahuma -- O Allah --


قُلِ اللَّهُمَّ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ أَنتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِي مَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ

Katakanlah: "Wahai Allah, Pencipta langit dan bumi, Yang mengetahui barang ghaib dan yang nyata, Engkaulah Yang memutuskan antara hamba-hamba-Mu tentang apa yang selalu mereka memperselisihkannya".




 photo http___signatures.mylivesignature.com_54493_357_E8D18B00A8D4D89874CD5E1BBA4CA76B_zpsm6yjrqjk.png



Ayat-Ayat Al-Qur'an tentang : #Kawin [ #zuwwijat [ زُوِّجَتْ ]] ~ #OetjiK

 ~akar kata yang terdiri dari tiga huruf: zāy wāw jīm [ ز و ج ] terjadi lima kali di dalam 
Al-Qur'an sebagai kata kerja, dalam bentuk: zuwwijat [ زُوِّجَتْ ]~


1. ~QS. Al-Ahzab  [33]:37:31~ -- زَوَّجْنَاكَهَا -- zawwajnākahā -- We married her to you --


وَإِذْ تَقُولُ لِلَّذِي أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَأَنْعَمْتَ عَلَيْهِ أَمْسِكْ عَلَيْكَ زَوْجَكَ وَاتَّقِ اللَّهَ وَتُخْفِي فِي نَفْسِكَ مَا اللَّهُ مُبْدِيهِ وَتَخْشَى النَّاسَ وَاللَّهُ أَحَقُّ أَن تَخْشَاهُ ۖ فَلَمَّا قَضَىٰ زَيْدٌ مِّنْهَا وَطَرًا زَوَّجْنَاكَهَا لِكَيْ لَا يَكُونَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ حَرَجٌ فِي أَزْوَاجِ أَدْعِيَائِهِمْ إِذَا قَضَوْا مِنْهُنَّ وَطَرًا ۚ وَكَانَ أَمْرُ اللَّهِ مَفْعُولًا 


Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya: "Tahanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah", sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya. 
Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi.

Tafsir Quraish Shihab:
Ingatlah, wahai Muhammad, saat dirimu berkata pada Zaid bin Hâritsah, seorang yang telah mendaptkan karunia Islam (menjadi muslim) dari Allah Swt. dan nikmat pengasuhan dan pemerdekaan darimu, "Pertahankan istrimu, Zainab binti Jahsy. Bertakwalah kepada Allah dan bersabarlah dalam mempergauli istrimu!" Sementara di dalam hati kamu menyembunyikan sesuatu yang kelak akan diperlihatkan oleh Allah, yaitu bahwa Zaid akan menceraikan istrinya dan kamu akan mengawini jandanya, tapi dirimu takut khalayak ramai akan mengejekmu. Padahal sesungguhnya hanya Allah yang pantas kamu takuti, meskipun hal itu berat bagimu. Maka di saat Zaid menyudahi hubungan perkawinan dengan menceraikan istrinya, sebagai cara untuk mengatasi kesempitan hidup bersamanya, Kami kawinkan kamu dengan wanita itu. Dengan begitu, dirimu menjadi teladan bagi penghapusan sebuah tradisi rendah, sehingga orang-orang muslim tidak merasa bersalah jika mengawini wanita bekas istri anak angkat yang telah diceraikan. Dan sungguh segala yang dikehendaki oleh Allah pasti akan terjadi.


2. ~QS. Asy-Syura  [42]:50:2~ -- 
يُزَوِّجُهُمْ -- yuzawwijuhum -- He grants them --


أَوْ يُزَوِّجُهُمْ ذُكْرَانًا وَإِنَاثًا ۖ وَيَجْعَلُ مَن يَشَاءُ عَقِيمًا ۚ إِنَّهُ عَلِيمٌ قَدِيرٌ

atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa) yang dikehendaki-Nya, dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.

Tafsir Quraish Shihab:
Allah menganugerahkan anak perempuan dan laki-laki kepada siapa saja yang dikehendaki, dan menjadikan mandul kepada siapa saja yang dikehendaki. Sesungguhnya pengetahuan Allah meliputi segala sesuatu. Dan Dia Mahakuasa melakukan apa saja yang dikehendaki-Nya.


3. ~QS. Ad-Dukhan  [44]:54:2~ -- 
وَزَوَّجْنَاهُمْ -- wazawwajnāhum -- And We will marry them --


كَذَ‌ٰلِكَ وَزَوَّجْنَاهُم بِحُورٍ عِينٍ

demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari.

Tafsir Quraish Shihab:
Selain balasan ini, di dalam surga mereka Kami kawinkan dengan bidadari yang putih dan lembut karena kemolekan dan kecantikanya serta matanya yang lebar.


4. ~QS. Ath-Thur  [52]:20:5~ -- 
وَزَوَّجْنَاهُمْ -- wazawwajnāhum -- and We will marry them --


مُتَّكِئِينَ عَلَىٰ سُرُرٍ مَّصْفُوفَةٍ ۖ وَزَوَّجْنَاهُم بِحُورٍ عِينٍ

mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli.


5. ~QS. At-Tawir  [81]:7:3~ -- 
زُوِّجَتْ -- zuwwijat -- are paired --


وَإِذَا النُّفُوسُ زُوِّجَتْ

dan apabila ruh-ruh dipertemukan (dengan tubuh)

Tafsir Quraish Shihab:
Bila roh telah disatukan kembali dengan jasadnya.



 photo http___signatures.mylivesignature.com_54493_357_E8D18B00A8D4D89874CD5E1BBA4CA76B_zpsm6yjrqjk.png



#yatali [ يَأْتَلِ ] di dalam Al-Qur'an ~ #OetjiK

~akar kata yang terdiri dari tiga huruf: hamza lām wāw [ أ ل و ] terjadi sekali di dalam 
Al-Qur'an sebagai kata kerja, dalam bentuk: yatali [ يَأْتَلِ ]~


1. ~QS. An-Nur  [24]:22:2~ -- يَأْتَلِ -- yatali -- let swear --


وَلَا يَأْتَلِ أُولُو الْفَضْلِ مِنكُمْ وَالسَّعَةِ أَن يُؤْتُوا أُولِي الْقُرْبَىٰ وَالْمَسَاكِينَ وَالْمُهَاجِرِينَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۖ وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا ۗ أَلَا تُحِبُّونَ أَن يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ ۗوَاللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat(nya), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,

Tafsir Quraish Shihab:
Orang-orang yang saleh dan memiliki kekayaan di antara kalian hendaknya tidak bersumpah untuk tidak memberikan derma kepada kerabat, orang miskin, orang yang berada di jalan Allah dan orang yang berhak menerima infak lainnya, hanya karena alasan-alasan yang bersifat pribadi seperti dengan sengaja menyakiti mereka. Sebaliknya, mereka hendaknya memaafkan dan tidak membalas perbuatan mereka. Apabila kalian ingin agar Allah memaafkan kesalahan-kesalahan kalian, maka bersikaplah kepada orang yang berbuat tidak baik kepada kalian seperti sikap Allah kepada kalian. Berbudi luhurlah dengan budi luhur Allah, karena Dia Maha Pengampun lagi Maha Pengasih(1)

(1) Ayat ini diturunkan ketika Abû Bakr al-Shiddîq bersumpah untuk tidak memberikan bantuan kepada kerabatnya yang bernama Masthah ibn Utsâtsah, karena ia terlibat dalam kasus tuduhan bohong (hadîts al-ifk) terhadap 'A'isyah r. a.





 photo http___signatures.mylivesignature.com_54493_357_E8D18B00A8D4D89874CD5E1BBA4CA76B_zpsm6yjrqjk.png




#walada [ وَلَدَ ] di dalam Al-Qur'an ~ #OetjiK

~akar kata yang terdiri dari tiga huruf: wāw lām dāl [ و ل د ] terjadi sepuluh kali di dalam Al-Qur'an sebagai kata kerja, dalam bentuk: walada [ وَلَدَ ]~


1. ~QS. Hud  [11]:72:3~ -- أَأَلِدُ -- a-alidu -- Shall I bear a child --


قَالَتْ يَا وَيْلَتَىٰ أَأَلِدُ وَأَنَا عَجُوزٌ وَهَـٰذَا بَعْلِي شَيْخًا ۖ إِنَّ هَـٰذَا لَشَيْءٌ عَجِيبٌ

Isterinya berkata: "Sungguh mengherankan, apakah aku akan melahirkan anak padahal aku adalah seorang perempuan tua, dan ini suamikupun dalam keadaan yang sudah tua pula?. Sesungguhnya ini benar-benar suatu yang sangat aneh".


2. ~QS. Maryam  [19]:15:4~ -- وُلِدَ -- wulida -- he was born --


وَسَلَامٌ عَلَيْهِ يَوْمَ وُلِدَ وَيَوْمَ يَمُوتُ وَيَوْمَ يُبْعَثُ حَيًّا

Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.


3. ~QS. Maryam  [19]:33:4~ -- وُلِدْتُ -- wulidttu -- I was born --


وَالسَّلَامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدتُّ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا

Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali".


4. ~QS. Ash-Shaffat  [37]:152:1~ -- وَلَدَ -- walada -- Allah has begotten --


وَلَدَ اللَّهُ وَإِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ

"Allah beranak". Dan sesungguhnya mereka benar-benar orang yang berdusta.


5. ~QS. Al-Mujadilah  [58]:2:13~ -- وَلَدْنَهُمْ -- waladnahum -- gave them birth --


الَّذِينَ يُظَاهِرُونَ مِنكُم مِّن نِّسَائِهِم مَّا هُنَّ أُمَّهَاتِهِمْ ۖ إِنْ أُمَّهَاتُهُمْ إِلَّا اللَّائِي وَلَدْنَهُمْ ۚ وَإِنَّهُمْ لَيَقُولُونَ مُنكَرًا مِّنَ الْقَوْلِ وَزُورًا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَعَفُوٌّ غَفُورٌ

Orang-orang yang menzhihar isterinya di antara kamu, (menganggap isterinya sebagai ibunya, padahal) tiadalah isteri mereka itu ibu mereka. Ibu-ibu mereka tidak lain hanyalah wanita yang melahirkan mereka. Dan sesungguhnya mereka sungguh-sungguh mengucapkan suatu perkataan mungkar dan dusta. Dan sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.


6. ~QS. Nuh  [71]:27:7~ -- يَلِدُوا -- yalidū -- they will beget --


إِنَّكَ إِن تَذَرْهُمْ يُضِلُّوا عِبَادَكَ وَلَا يَلِدُوا إِلَّا فَاجِرًا كَفَّارًا

Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat maksiat lagi sangat kafir.


7. ~QS. Al-Balad  [90]:3:3~ -- وَلَدَ -- walada -- he begot --


وَوَالِدٍ وَمَا وَلَدَ

dan demi bapak dan anaknya.


8. ~QS. Al-Ikhlas  [112]:3:2~ -- يَلِدْ -- yalid -- He begets --


لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ 

Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,


9. ~QS. Al-Ikhlas  [112]:3:4~ -- يُولَدْ -- yūlad -- He is begotten --


لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ 

Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,






 photo http___signatures.mylivesignature.com_54493_357_E8D18B00A8D4D89874CD5E1BBA4CA76B_zpsm6yjrqjk.png

Selamat Tahun Baru Islam ~ 1 Muharram 1440 H ~ #OetjiK

SELAMAT  TAHUN  BARU  ISLAM

1  MUHARRAM  1440  HIJRIYAH


إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَ‌ٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ ۚ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

..inna ‘iddata alsysyuhuuri ‘inda allaahi itsnaa ‘asyara syahran fii kitaabi allaahi yawma khalaqa alssamaawaati waal-ardha minhaa arba’atun hurumun dzaalika alddiinu alqayyimu falaa tazhlimuu fiihinna anfusakum waqaatiluu almusyrikiina kaaffatan kamaa yuqaatiluunakum kaaffatan wai’lamuu anna allaaha ma’a almuttaqiina..

Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.

~QS. At-Taubah[9:36]~

Tafsir Quraish Shihab:
Sesungguhnya jumlah bulan pada tahun kamariah menurut hukum dan ketentuan Allah, serta menurut apa yang telah diterangkan dalam kitab--kitab suci-Nya sejak awal kejadian alam, adalah dua belas bulan. Di antara dua belas bulan itu terdapat empat bulan ketika berperang pada saat itu diharamkan, yaitu Rajab, Zulkaidah, Zulhijah dan Muharam. Pengharaman empat bulan tersebut di atas adalah termasuk ajaran agama Allah yang benar, yang bersifat konstan, tidak mengalami perubahan atau pergantian. Maka janganlah berbuat lalim kepada diri kalian pada bulan-bulan ini dengan menghalalkan perang. Tapi jangan pula kalian berpangku tangan jika musuh menyerang. Perangilah, hai orang-orang Mukmin, kelompok orang-orang musyrik tanpa terkecuali, seperti mereka memerangi kalian semuanya. Yakinlah bahwa Allah adalah penolong bagi orang-orang yang takut pada Allah. Berpegang teguhlah kepada perintah Allah dan jauhilah semua larangan-Nya.

Related image


كل عام و انتم بخير

..kullu 'aam wa antum bikhair..|..Wishing you well-being every year..

اللهم اجعل أول هذه السنة صلاحا وأوسطها سرورا واخرها نجاحا 
..Allahumma ij'al awwala haadzihis sanati sholaahan, wa awsathahaa suruuron wa akhiraha najaahan..
..Ya Allah, jadikan awal tahun ini perbaikan, pertengahannya kegembiraan 
dan akhirnya kesuksesan bagi kehidupan kami..


Memasuki Bulan Istimewa dalam Islam yaitu Bulan Muharram ada baiknya kita mengingat kembali dan merenungkan kembali tentang Sejarah Islam pada Bulan Muharram selain kisah tentang hijrahnya atau berpindahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah:

1 Muharram ~ Khalifah Umar Al-Khattab mulai membuat penetapan perkiraan bulan dalam Hijrah.
10 Muharram ~ Dinamakan juga hari ~Asyura~, pada hari itu banyak terjadi peristiwa penting yang mencerminkan kegemilangan bagi perjuangan yang gigih dan tabah dari menegakkan keadilah dan kebenaran.  

    Pada 10 Muharram juga terjadi peristiwa penting lainnya, antara lain:
  1. Nabi Adam a.s ~ bertaubat kepada Allah.
  2. Nabi Idris a.s ~ diangkat oleh Allah ke langit.
  3. Nabi Nuh a.s ~ diselamatkan Allah keluar dari perahunya sesudah bumi ditenggelamkan selama enam bulan.
  4. Nabi Ibrahim a.s ~ diselamatkan Allah dari pembakaran Raja Namrud.
  5. Allah menurunkan kitab Taurat kepada ~ Nabi Musa a.s.
  6. Nabi Yusuf a.s ~ dibebaskan dari penjara.
  7. Penglihatan Nabi Ya'qub a.s ~ yang kabur dipulihkan Allah SWT.
  8. Nabi Ayub a.s ~ dipulihkan Allah dari penyakit kulit yang dideritainya.
  9. Nabi Yunus a.s ~ selamat keluar dari perut ikan paus setelah berada di dalamnya selama 40 hari 40 malam.
  10. Laut Merah terbelah dua untuk menyelamatkan ~ Nabi Musa a.s ~ dan pengikutnya dari tentera Firaun.
  11. Kesalahan ~ Nabi Daud a.s ~ diampuni Allah SWT.
  12. Nabi Sulaiman a.s ~ dikurniakan Allah kerajaan yang besar.
  13. Hari pertama Allah menciptakan alam semesta.
  14. Hari Pertama Allah menurunkan rahmat.
  15. Hari pertama Allah menurunkan hujan.
  16. Allah menjadikan 'Arasy.
  17. Allah menjadikan Lauh Mahfuz.
  18. Allah menjadikan alam semesta.
  19. Allah menjadikan ~ Malaikat Jibril a.s.
  20. Nabi Isa a.s ~ diangkat ke langit

Ada baiknya selama dalam bulan istimewa ini, kita mengamalkan kebaikan dengan memperbanyak ibadah dan melakukan amal soleh apapun bentuknya, baik dalam bentuk shalat, dzikir, memperbanyak membaca al-Quran dan yang lainnya. Semoga Allah SWT selalu membimbing dan menuntun kita ke arah jalan yang benar dalam keistiqamahan, dalam ketawakkalan, dalam ketawadhu'an, dalam kesederhanaan, dalam kebersahajaan, keberadaan kita bisa bermanfaat bagi sesama dan makhluk hidup yang lainnya, aamiin Allahumma aamiin.




     photo http___signatures.mylivesignature.com_54493_357_E8D18B00A8D4D89874CD5E1BBA4CA76B_zpsm6yjrqjk.png


    *) Dari berbagai sumber

    Share